Matlab 5 (M-files)

M-files

Dalam melakukan interaksi dengan MATLAB, programer bisa menggunakan command window dengan mengetikkan command line (baris perintah) pada MATLAB maupun menyatukan baris-baris perintah tersebut dalam file yang disebut dengan M-file. Penggunaan M-file ini sangat membantu dalam menyusun/mengorganisasi program di lingkungan MATLAB.

2.1.1.      Mengedit M-file

Untuk memulai menulis/mengedit kode pada M-file dilakukan dengan menu pulldown File à New à M-file (Gambar 2.6.a) atau dari command window ketikkan edit (Gambar 2.6.b), maka akan tampak window baru (Gambar 2.7), yang merupakan teks editor dimana programer bisa menuliskan kode-kode pada M-file-nya.

 

2.6.a. Memanggil editor M-file melalui menu pulldown

 

2.6.b. Memanggil editor M-file command window

Gambar 2.6. Proses pemanggilan editor M-file

 

Di dalam editor M-file, bisa dilakukan operasi-operasi seperti halnya software pengembang program yang lain (mis. VB, DELPHI, PASCAL, dll) seperti debugging, mengeksekusi script dan lain sebagainya. Karena bentuk M-file adalah script, maka di dalam proses pengembangannya file yang sudah jadi tidak diubah ke dalam format biner (mis. *.exe atau *.bat) tetapi tetap berbentuk teks.

Gambar 2.7. Teks editor untuk M-file

 

Pemanggilan M-file

Misalkan kita mempunyai M-file dengan nama contoh_a.m (Gambar 2.8) di dalam suatu direktori dimana MATLAB sudah mengenalinya. Untuk memanggil file tersebut, kita cukup mengetikkan nama file (tanpa .m) di command window. Segera setelah nama file tersebut diketikkan di command window dan tombol Enter ditekan, maka MATLAB akan mengeksekusi dari baris pertama sampai baris terakhir kode-kode yang ada di file tersebut (Gambar 2.9)

Gambar 2.8. Contoh sebuah M-file dengan nama contoh_a.m

Di dalam editor M-files, beberapa hal yang perlu diketahui antara lain simbol % dipakai untuk menuliskan komentar sedang tanda baca “;” atau semicolon dipakai untuk mencegah MATLAB menampilkan hasil dari ekspresi pada suatu baris perintah yang diberi tanda semicolon.

Gambar 2.9. Pemanggilan file contoh_a.m melalui command window


 

Gambar 2.10. Hasil dari perintah plot (kode pada contoh_a.m baris yang ke-tujuh).

 

2.2.  Tipe Data Dasar dan Variabel

MATLAB mengenal beberapa tipe data dasar yaitu: numerik, karakter dan string.

–     Numerik: terdiri atas bilangan bulat (integer), bilangan pecahan (real), dan bilangan kompleks.Contoh bilangan bulat, misal x=10, sedang untuk bilangan pecahan, y=10.05, dan untuk bilangan kompleks, z=10+3i. Operasi-operasi aritmatika dasar bisa diterapkan pada semua tipe numerik ini seperti penjumlahan(+), pengurangan(-), pembagian(/ atau \), perkalian (*), maupun pemangkatan(^).

–     Karakter dan String: dalam MATLAB karakter merupakan satu abjad dalam tanda kutip, misal ‘a’ merupakan suatu karakter. String adalah kumpulan karakter yang disusun dalam tanda kutip, seperti ‘apa kabar’ merupakan bentuk string.

Aturan penamaan variabel di lingkungan MATLAB secara umum sama dengan bahasa program yang lain. Prinsip–prinsip dasar itu adalah, nama variabel:

–     harus dimulai dengan karakter/huruf.

–     berikutnya bisa: karakter, angka , dan underscore “_”

–     berlaku case sensitive, yaitu contoh & ContoH merupakan dua variabel yang berbeda.

–     panjang maksimum adalah  31 karakter/huruf.

Beberapa variabel(konstanta) khusus yang dimiliki oleh MATLAB antara lain:

–     ans : nama variabel default untuk hasil operasi MATLAB,

–     pi: П = 3.1415926…………,

–     eps: ε = 2.2204e-016,

–     Inf atau inf : , infinity (tak terhingga)

–     NaN atau nan: not-a-number (bukan angka)

Oleh karena itu untuk menghindari kesalahan pada program yang dibuat, jangan sampai memberi nama variabel yang sama dengan nama dengan variabel-variabel yang sudah dimiliki oleh MATLAB. Perintah-perintah pada MATLAB yang berkaitan dengan variabel antara lain:

–     who: menampilkan semua nama variabel yang dipakai.

–     whos: menampilkan semua nama variabel yang dipakai lengkap dengan ukuran memori yang dialokasikan.

–     clear all: menghapus semua nilai variabel dari memori dan mengembalikan nilai variabel khusus ke nilai semula.

–     clear nama_variabel: menghapus variabel  nama_variabel

–     clc: membersihkan command window

–     clf: menghapus gambar yang sedang aktif dan window-nya.

Tinggalkan komentar

Filed under Uncategorized

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s