Matlab 2 (Matriks dan Operasi Array)

Matriks dan Operasi Array

Matriks merupakan array dua dimensi yang mempunyai baris dan kolom yang mirip dengan array vektor, yaitu:

–        dimulai dengan tanda “[“ dan diakhiri dengan “]”,

–        spasi atau koma dipakai untuk memisalhkan elemen dalam sebuah baris, dan

–        semicolon “;” atau enter dipakai untuk memisahkan antar baris

  A adalah matriks dengan dimensi m x n.

Contoh:

>> f = [ 1 2 3; 4 5 6]f =1     2     3

4     5     6

 

>> h = [ 2 4 61 3 5]h =

2     4     6

1     3     5

Elemen-elemen dari suatu matriks dapat diakses oleh MATLAB dengan cara:

–         NamaMatriks(baris, kolom)

–        colon “:” ditempatkan di bagian baris atau kolom untuk mengakses seluruh baris atau kolom.

Contoh:

>>f(2,3)ans:6 >>h(:,1)ans:2

1

Beberapa fungsi yang berhubungan dengan matriks dapat dilihat pada Tabel 2 berikut ini:

Tabel 2.2. Perintah-perintah untuk menyusun atau berinteraksi dengan matriks pada MATLAB.

Perintah MATLAB

Penjelasan

zeros(n) Membuat matriks dengan dimensi nxn dengan semua elemen=0.Contoh:>> A=zeros(2)A =

0     0

0     0

zeros(m,n) Membuat matriks dengan dimensi mxn dengan semua elemen=0. Contoh:>> A=zeros(2,3)A =

0     0     0

0     0     0

ones(n) Membuat matriks dengan dimensi nxn dengan semua elemen=1. Contoh:>> A=ones(2)A =

1     1

1     1

ones(m,n) Membuat matriks dengan dimensi mxn dengan semua elemen=1. Contoh:>> A=ones(2,3)A =

1     1     1

1     1     1

size(A) Menghasilkan dimensi dari matriks A
length(A) Menghasilkan panjang(ukuran terbesar dari dimensi) matriks A
eye(n)  Menghasilkan matriks identitas dengan dimensi nxn
eye(m,n) Menghasilkan matriks dimensi mxn dengan semua elemen diagonal=1, dengan elemen lainnya=0
Inv(A) Menghasilkan matriks invers dari matriks A
rank(A) Menghasilkan nilai rank dari matriks A
det(A) Menghasilkan nilai determinan dari matriks A (dimensinya harus bujursangkar).
A’ Menghasilkan matriks transpose dari matriks A

Operasi pada array pada dasarnya berlaku pada matriks. Beberapa operasi matematis pada vektor maupun matriks disajikan dalam Tabel 2.3.

Tabel 2.3. Perintah-perintah MATLAB untuk operasi array.

Perintah MATLAB

Penjelasan

A.*B

Perkalian skalar

B=aA

Perkalian skalar, dimana  a adalah skalar.

A./B

Pembagian skalar

A.^C

Perpangkatan skalar

C=A+B

Penjumlahan

C=A–B

Pengurangan

C=A*B

Perkalian matriks

C=A*A

Perpangkatan matriks, A harus bujursangkar

Tinggalkan komentar

Filed under Uncategorized

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s